Budidaya Perairan
Tertarik membudidayakan ikan, udang, dan biota air sekaligus melihat peluang bisnisnya? Di Budidaya Perairan (Akuakultur) kamu belajar memproduksi spesies akuatik ekonomis, dari pembenihan sampai manajemen budidaya.
Kampus penyelenggara
0
Daya tampung
-
Rentang nilai UTBK
-
Rentang nilai rapor
-
Ulasan jurusan Budidaya Perairan
Kenalan Yuk
Budidaya Perairan atau Akuakultur adalah produksi spesies akuatik bernilai ekonomis lewat kegiatan budidaya, baik di daratan maupun di lautan. Dalam praktiknya, akuakultur menggabungkan banyak disiplin ilmu seperti biologi, kimia, dan rekayasa (teknik). Prodi ini muncul karena peningkatan produksi perikanan tidak bisa hanya mengandalkan perikanan tangkap yang stoknya bisa terus berkurang jika ditangkap berlebihan (over fishing), sehingga sektor budidaya menjadi tumpuan. Budidaya Perairan adalah prodi paling terkenal di bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan, dan sudah dibuka di lebih dari 70 perguruan tinggi di Indonesia. Kajiannya cukup luas, antara lain Reproduksi dan Pemuliaan Ikan, Nutrisi Ikan, Parasit dan Penyakit Ikan, serta Manajemen Budidaya Perikanan.
Yang Dipelajari
Fondasinya dibangun dari Pengantar Ilmu Kelautan dan Perikanan, Ichthyologi, Ekologi Perairan, Dasar-Dasar Akuakultur, Oseanografi, dan Biokimia. Kamu lalu mendalami inti budidaya lewat Biologi Perikanan Akuakultur, Fisiologi Hewan Akuakultur, Fisiologi Reproduksi Ikan, Nutrisi Ikan, Manajemen Kualitas Air, Parasit dan Penyakit Ikan, Pemuliaan Ikan, dan Prinsip Bioteknologi Akuakultur. Ada juga sisi terapan seperti Akuakultur Enjinering (pembangunan kolam/tambak), Budidaya Makanan Alami, Manajemen Produksi Benih, Teknologi Pakan Ikan, Manajemen Kesehatan Ikan, sampai Ikan Hias dan Akuaskap. Setelah lulus, kamu diharapkan mampu menerapkan teknologi pembenihan, pembesaran, pakan dan nutrisi, mengelola kualitas air, menganalisis hama dan penyakit ikan, serta menerapkan wirausaha akuakultur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Peluang Karier
Memasuki dunia akuakultur yang luas, lulusan Sarjana Budidaya Perairan punya banyak pilihan karier, antara lain: - Wirausahawan di bidang akuakultur - Sektor pembesaran, pembenihan, serta sarana dan prasarana - Industri pakan ikan dan industri pengolahan ikan - Riset dan pengembangan - Instansi pemerintah, seperti dinas perikanan, manajemen kawasan pesisir, serta regulasi dan konservasi
Fakta Menarik
Prospek budidaya perikanan Indonesia sangat menjanjikan. Menurut BPS, nilai ekspor perikanan budidaya pada 2017 mencapai USD 207,8 juta, naik 20,37 persen dibanding 2016 (USD 176,6 juta). Rata-rata pendapatan pembudidaya ikan tahun 2017 juga naik ke sekitar Rp3,3 juta per bulan. - Potensinya masih sangat besar. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sektor budidaya punya potensi lahan 12,1 juta hektare, tapi baru sekitar 325.000 ha (2,69%) yang dimanfaatkan. - Indonesia juga kaya keanekaragaman hayati; sekitar 45% spesies ikan dunia ada di Indonesia, termasuk ikan hias dan ikan lokal yang tahan terhadap perubahan iklim dan diminati pasar. - Sebagai negara tropis, Indonesia tidak terkendala musim, dan target konsumsi ikan nasional terus dinaikkan, membuka peluang pasar dalam maupun luar negeri.
Kampus yang membuka Budidaya Perairan
Data kampus penyelenggara untuk jurusan ini belum tersedia. Coba jelajahi jurusan lainnya.
Jurusan lain di rumpun Kelautan dan Perikanan

Kejar Budidaya Perairan bareng Zypia
Sudah kenal jurusannya, sekarang latih nilai UTBK-mu biar tembus kampus impian. Tryout IRT dan Zippy AI siap bantu.