Info JurusanRumpun Teknik

Perencanaan Wilayah Kota

Resah dengan kota yang macet, banjir, dan semrawut, lalu ingin ikut menatanya? Di Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi) kamu belajar merancang wilayah agar layak huni, dari sisi fisik maupun sosial-ekonomi.

Kampus penyelenggara

0

Daya tampung

-

Rentang nilai UTBK

-

belum tersedia

Rentang nilai rapor

-

belum tersedia

Ulasan jurusan Perencanaan Wilayah Kota

Kenalan Yuk

Banjir, macet, dan polusi sering jadi dampak buruknya tata kota. Di sinilah peran lulusan Perencanaan Wilayah Kota (PWK), yang juga dikenal sebagai Planologi. Secara harfiah, planologi berarti ilmu tentang perencanaan, dan kini identik dengan ilmu yang mempelajari perencanaan wilayah dan kota. Yang membedakannya dari prodi teknik lain, planologi bersifat multidisiplin: kamu belajar perencanaan fisik (guna lahan, rancang kota, zonasi, persebaran penduduk) sekaligus perencanaan non-fisik (ekonomi, sosial, kelembagaan, statistik). Jadi kamu tidak hanya menekuni keteknikan, tapi juga banyak ilmu sosial. Ciri khas mahasiswa PWK adalah sering mengerjakan tugas berkelompok untuk melatih kerja tim, serta rutin melakukan survei lapangan lalu mempresentasikan hasilnya, yang mengasah kemampuan public speaking. Kamu juga akan akrab dengan peta, bahkan dilatih membuatnya sendiri.

Yang Dipelajari

Kamu mempelajari teori sekaligus praktik merencanakan ruang. Beberapa mata kuliahnya: - Dasar dan analisis: Pengantar Perencanaan Wilayah dan Kota, Teori Perencanaan, Metode Analisis Perencanaan, Statistika, Komputasi Spasial, dan Sistem Informasi Perencanaan berbasis GIS. - Perencanaan tematik: Perencanaan Kota, Perencanaan Wilayah, Perencanaan Tapak, Perencanaan Kawasan Industri, Kota Baru, Kawasan Rawan Bencana, Pesisir, dan DAS. - Studio (ciri khas PWK): Studio Perencanaan Desa, Kota, Wilayah, Permukiman, Perancangan Kota, dan Transportasi, yang mengajak kamu turun langsung ke lapangan. - Pendukung: Kependudukan, Sosiologi, Pengantar Ekonomi, Pengantar Transportasi, Analisis Sumber Daya Lingkungan, hingga Hukum Administrasi Perencanaan. Beban studinya sekitar 144 SKS, dan mata kuliah Studio sering dianggap paling seru sekaligus paling menyita waktu.

Peluang Karier

Seorang planner sering diibaratkan sebagai 'dokter kota': mendiagnosis masalah lalu memberi solusi. Selama pembangunan masih berjalan, lulusan PWK akan selalu dibutuhkan. Peluang kariernya luas: - Instansi pemerintah seperti Kementerian PU, Dinas Tata Ruang Kota, Kementerian Perumahan, Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, hingga pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi. - Sektor swasta, terutama perusahaan properti dan pembangunan yang butuh kemampuan analisis. - Lembaga profit dan non-profit internasional seperti World Bank, ILO, UNHCR, UNDP. - Lembaga pendidikan sebagai dosen dan peneliti. Salah satu alumni PWK Universitas Brawijaya bahkan berkarier di Bappenas lalu diangkat sebagai PNS di Kementerian PU dan mampu bersaing di departemen pusat.

Fakta Menarik

Bank Dunia melaporkan bahwa urbanisasi di Indonesia belum berdampak positif pada kesejahteraan, padahal separuh warga Indonesia kini tinggal di perkotaan. Pertumbuhan kawasan perkotaan yang sangat cepat justru menimbulkan tekanan pada infrastruktur, layanan dasar, lahan, perumahan, dan lingkungan, sehingga memengaruhi kelayakan huni (livability) kota. Artinya, urbanisasi belum optimal mendorong kesejahteraan, inklusivitas, dan keberlanjutan, dan di sinilah pekerjaan besar menanti para perencana wilayah dan kota.

Kampus yang membuka Perencanaan Wilayah Kota

Data kampus penyelenggara untuk jurusan ini belum tersedia. Coba jelajahi jurusan lainnya.

Zippy

Kejar Perencanaan Wilayah Kota bareng Zypia

Sudah kenal jurusannya, sekarang latih nilai UTBK-mu biar tembus kampus impian. Tryout IRT dan Zippy AI siap bantu.