Info Jurusan Ada mapel TKA

Teknik Material dan Metalurgi

Dikenal juga sebagai: Teknik Material; Teknik Metalurgi

Mau ikut menciptakan bahan super kuat untuk pesawat, mobil listrik, atau teknologi masa depan? Teknik Material dan Metalurgi jawabannya. Di sini kamu belajar struktur dan sifat material, proses pembentukan, korosi, sampai rekayasa material canggih.

Kampus penyelenggara

14

Total peminat

19.732

data historis

Rentang nilai UTBK

510-740

prediksi SNBT

Rentang nilai rapor

82-93

prediksi SNBP

Ulasan jurusan Teknik Material dan Metalurgi

Kenalan Yuk

Ulasan ini menggabungkan tiga prodi yang saling berkaitan: Teknik Metalurgi, Teknik Material, dan Teknik Metalurgi dan Material. Istilah Metalurgi berasal dari 'metallon' (logam) dan 'ergon' (kerja), jadi berarti pekerjaan yang berhubungan dengan logam. Mahasiswa Teknik Metalurgi mendalami proses pengolahan mineral, ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan sifat mekanik logam dengan strukturnya, sampai fenomena kegagalan dan degradasi logam, plus batubara. Sementara Teknik Material (dari kata 'bahan') memberikan pengetahuan tentang struktur, sifat, dan karakteristik materi, misalnya bagaimana paduan nikel, besi, dan krom menghasilkan stainless steel, atau bagaimana serat karbon jadi material yang kuat dan ringan. Prodi Teknik Metalurgi dan Material menggabungkan keduanya.

Yang Dipelajari

Kamu belajar dari dasar seperti Menggambar Teknik, Pengantar Material Teknik, Kimia Dasar, dan Elektrokimia, lalu masuk ke Metalurgi Fisik, Termodinamika Material, Analisis Struktur Material, dan Pengujian Material. Bagian metalurginya mencakup Pengolahan Mineral, Metalurgi Ekstraksi (ferrous dan non-ferrous), Proses Pembuatan Besi Baja, Perlakuan Panas, sampai Korosi dan Proteksi Logam. Bagian materialnya mencakup Kimia dan Teknologi Polimer, Teknologi Keramik dan Komposit, Biomaterials, Material Elektronik, Material Energi, Teknologi Nano, sampai Mekanika Perpatahan dan Analisis Kegagalan. Untuk mendalami semua ini, kamu akan banyak menghabiskan waktu di laboratorium untuk pengujian material.

Peluang Karier

Prospek kerjanya luas dan terus meningkat, apalagi lulusannya di Indonesia tidak sebanyak bidang teknik lain. Beberapa jalurnya: industri pertambangan dengan fasilitas pengolahan bijih (Freeport, Aneka Tambang, Timah, Newmont Nusa Tenggara, Kaltim Prima Coal, Berau Coal), industri ekstraksi dan peleburan logam (INCO, Smelting, Inalum, Logam Mulia), industri baja (Krakatau Steel), industri logam non-baja seperti aluminium, industri manufaktur dan otomotif serta pesawat terbang (Pindad, PTDI), industri perminyakan dan gas (Pertamina), perdagangan bahan logam dan keramik, lembaga penelitian (Tekmira, BATAN, Litbang Metalurgi LIPI), sampai dosen di perguruan tinggi.

Fakta Menarik

Menariknya, di ITB kedua bidang ini ditempatkan di fakultas berbeda yang mencerminkan arahnya: Teknik Metalurgi ada di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (lebih ke hulu, seperti penambangan dan pemurnian logam), sementara Teknik Material ada di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (lebih ke hilir, membuat material unggul dari hasil tambang). Dari sisi industri, pemerintah pernah menargetkan penghentian ekspor mineral mentah seiring beroperasinya smelter, yang direncanakan bertambah dari 20 unit (2019) menjadi 41 unit pada 2022. Batubara pun tetap penting: berdasarkan data International Energy Agency, sekitar 38% kebutuhan listrik dunia pada 2016 disumbang oleh batubara.

Mapel TKA pendukung

Kalau kamu mengincar Teknik Material dan Metalurgi, mata pelajaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) berikut paling relevan untuk kamu kuatkan sesuai kurikulum sekolahmu.

Kurikulum Merdeka

Fisika dan/atau Matematika tingkat lanjut/Matematika dari kelompok peminatan MIPA

IPA

Fisika dan/atau Matematika dari kelompok peminatan MIPA

IPS

Fisika dan/atau Matematika

Bahasa

Fisika dan/atau Matematika

Belum paham soal TKA? Pelajari Tes Kemampuan Akademik di sini.

Kampus yang membuka Teknik Material dan Metalurgi

KampusJalurJenjangAkreditasiRapor (SNBP)UTBK (SNBT)UKT rata-rata
ITBBandungSNBPSNBTS1Unggul93740Rp5,5 jt
UIDepokSNBPSNBTS1Unggul91720Rp9,3 jt
ITSSurabayaSNBPSNBTS1Unggul91690Rp5,5 jt
UNTIRTASerangSNBPSNBTS1Unggul90605Rp4,1 jt
UVYSlemanSNBPSNBTS1Baik Sekali91700Rp4,9 jt
TKBalikpapanSNBPSNBTS1Baik Sekali87565Rp5,1 jt
UNHASMakassarSNBPSNBTS1Baik91630Rp2,2 jt
ITERALampung SelatanSNBPSNBTS1Baik86565Rp4,5 jt
TBHSSParepareSNBPSNBTS1Baik86540Rp1,6 jt
UNIMALAceh UtaraSNBPSNBTS1Baik82510Rp1,7 jt
MBBandungSNBPD4Baik87-Rp3,3 jt
UNESASurabayaSNBPSNBTS1Prodi Baru90670Rp5,3 jt
POLINDRAIndramayuSNBPD4Prodi Baru86-Rp2,7 jt
POLIBATAMBatamSNBPSNBTD4Proses Akreditasi91595Rp4,6 jt

Nilai rapor (SNBP) dan UTBK (SNBT) memakai skala 1000 dan merupakan prediksi berbasis data historis, bukan angka ambang resmi SNPMB. UKT bersifat berjenjang sesuai kondisi ekonomi.

Zippy

Kejar Teknik Material dan Metalurgi bareng Zypia

Sudah kenal jurusannya, sekarang latih nilai UTBK-mu biar tembus kampus impian. Tryout IRT dan Zippy AI siap bantu.