Info JurusanRumpun Teknik

Teknik Penerbangan

Selalu takjub melihat pesawat mengudara dan ingin ikut menciptakannya? Di Teknik Penerbangan kamu belajar merancang dan membuat wahana terbang, bukan cuma pesawat, tapi juga drone, helikopter, sampai roket.

Kampus penyelenggara

0

Daya tampung

-

Rentang nilai UTBK

-

belum tersedia

Rentang nilai rapor

-

belum tersedia

Ulasan jurusan Teknik Penerbangan

Kenalan Yuk

Teknik Penerbangan (Aviation Engineering) adalah prodi yang menghasilkan lulusan dengan kemampuan mengidentifikasi, merumuskan, dan memecahkan masalah dalam merancang dan membuat wahana terbang. Jadi cakupannya tidak terbatas pada pesawat terbang, tapi segala sesuatu yang berkaitan dengan wahana terbang, seperti drone, helikopter, hingga roket. Prodi inilah tempat lahirnya insinyur-insinyur pesawat hebat, yang paling terkenal tentu almarhum B.J. Habibie. Indonesia sendiri patut bangga karena termasuk sedikit negara yang mampu memproduksi pesawat secara utuh.

Yang Dipelajari

Kamu memulai dari Pengenalan Teknik Dirgantara, Matematika Teknik, Statistika, Kinematika dan Dinamika, serta Mekanika Fluida. Inti keteknikannya berpusat pada Aerodinamika (I dan II sampai Aerodinamika Komputasi), Analisis Aerodinamika dan Prestasi Terbang, Dinamika Terbang, Analisis dan Perancangan Struktur Ringan, Getaran Mekanik, dan Propulsi Pesawat Terbang. Ada juga Sistem Pesawat Udara, Astrodinamika, Material Pesawat dan Metode Manufaktur, Teori Kendali, Desain Pesawat Udara, Rekayasa Perawatan Pesawat, Kelaikan Udara, sampai Sistem Avionika dan Dinamika serta Pengendalian Satelit. Kombinasi struktur, aerodinamika, dan propulsi jadi tulang punggungnya.

Peluang Karier

Ada dua sektor utama bagi lulusannya. Pertama, sektor industri kedirgantaraan: industri manufaktur (PT DI), industri komponen kedirgantaraan seperti avionika (LEN, PT INTI) dan landing-gear, serta industri jasa perawatan (GMF AeroAsia), angkutan udara (Garuda Indonesia), dan telekomunikasi satelit. Kedua, sektor lembaga penerbangan: lembaga penelitian (BPPT, LAPAN, Dislitbang AU), lembaga pendidikan (ITB, AAU), dan pemerintahan (Kementerian Perhubungan). Kesempatan internasional juga terbuka, beberapa lulusan bekerja di Embraer (Brasil), Boeing (AS), de Havilland (Kanada), sampai Airbus (Eropa). Lulusannya juga bisa masuk bidang engineering lain seperti otomotif, konstruksi, oil company, dan teknologi informasi.

Fakta Menarik

Industri penerbangan Indonesia terus berkembang. PT Dirgantara Indonesia mampu merancang berbagai pesawat seperti N219 Nurtanio, NC212, CN235, dan CN295, dan pernah mengekspor pesawat ke Thailand dan Nepal. Ada juga pesawat R80 dari Regio Aviasi Industri (didirikan Ilham Habibie) yang berkapasitas 80-90 penumpang. Menariknya, IULI yang didirikan Ilham Akbar Habibie melanjutkan visi ayahnya di dunia penerbangan. Sebagai alternatif jalur vokasi, ada Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) di bawah Kementerian Perhubungan dengan 10 program studi, mulai dari D-IV Penerbang (Pilot), Teknik Pesawat Udara, sampai Lalu Lintas Udara.

Kampus yang membuka Teknik Penerbangan

Data kampus penyelenggara untuk jurusan ini belum tersedia. Coba jelajahi jurusan lainnya.

Zippy

Kejar Teknik Penerbangan bareng Zypia

Sudah kenal jurusannya, sekarang latih nilai UTBK-mu biar tembus kampus impian. Tryout IRT dan Zippy AI siap bantu.