Pendidikan Dokter Gigi
Telaten, kreatif, dan suka pekerjaan yang mengandalkan keterampilan tangan? Di Pendidikan Dokter Gigi kamu belajar merawat kesehatan gigi dan mulut, dari menambal sampai memasang kawat, sambil memahami kaitannya dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Kampus penyelenggara
0
Daya tampung
-
Rentang nilai UTBK
-
Rentang nilai rapor
-
Ulasan jurusan Pendidikan Dokter Gigi
Kenalan Yuk
Gigi dan mulut ternyata bukan urusan sepele. Rongga mulut adalah salah satu pintu masuk bakteri penyebab penyakit yang bisa menyebar lewat aliran darah (bakteremia). Bahkan infeksi di rongga mulut dikaitkan dengan penyakit sistemik seperti kardiovaskuler, diabetes melitus, dan aterosklerosis. Fakta inilah yang membuat Kedokteran Gigi berdiri terpisah dari Kedokteran Umum. Perlu kamu tahu, menjadi mahasiswa kedokteran gigi tidak lebih mudah dari kedokteran umum. Karena banyak berurusan dengan area mulut yang sempit, kamu akan lebih banyak melatih keterampilan tangan. Selain itu, dokter gigi juga perlu pandai berkomunikasi, apalagi menghadapi pasien anak-anak, dan sebaiknya aktif mengkampanyekan pentingnya menjaga kebersihan mulut.
Yang Dipelajari
Kamu mulai dari ilmu dasar, lalu masuk ke ilmu khusus kedokteran gigi. Beberapa mata kuliahnya: - Dasar biomedis: Biologi Sel dan Molekuler, Genetika, Mikrobiologi, Anatomi, Histologi, Fisiologi, Biokimia, Ilmu Fisika, dan Ilmu Kimia - Ilmu Biomaterial (material kedokteran gigi), Radiologi Dental, dan Anatomi Gigi - Ilmu klinik gigi: Konservasi Gigi (endodontik dan operative dentistry), Ortodonsia (kawat gigi), Prostodonsia (gigi tiruan), Periodontologi, Oral Medicine, Ilmu Bedah Mulut, dan Ilmu Kedokteran Gigi Anak - Penunjang: Anestesiologi, Farmakologi, Patologi, Ilmu Kedokteran Gigi Forensik, Biologi Mulut, serta Komunikasi dan Edukasi Kesehatan Gigi Banyak mata kuliah disertai praktikum, misalnya mengukir gigi dari wax dan latihan pada model atau phantom sebelum menangani pasien betulan di jenjang klinik.
Peluang Karier
Selain berpraktik sebagai Dokter Gigi di rumah sakit, klinik, militer, atau praktik mandiri, lulusan Kedokteran Gigi juga bisa berkarier sebagai dosen, peneliti, hingga bekerja di perusahaan yang berkaitan dengan kesehatan gigi.
Fakta Menarik
Gigi berlubang masih jadi masalah besar: menurut Riskesdas 2018, sekitar 88,8% masyarakat Indonesia memiliki gigi berlubang, bahkan dialami 92,6% anak usia 5 tahun. - Tenaga dokter gigi masih kurang. Rasio ideal dokter gigi dengan penduduk seharusnya 1:9.000, tapi kenyataannya membengkak hingga sekitar 1:24.000, jauh dari standar WHO 1:2.000. Sekitar 70% dokter gigi juga masih terpusat di Pulau Jawa. - Popularitasnya memang sering dianggap di bawah kedokteran umum, tapi keduanya punya tantangan masing-masing dan peran yang sama pentingnya.
Kampus yang membuka Pendidikan Dokter Gigi
Data kampus penyelenggara untuk jurusan ini belum tersedia. Coba jelajahi jurusan lainnya.
Jurusan lain di rumpun Kesehatan

Kejar Pendidikan Dokter Gigi bareng Zypia
Sudah kenal jurusannya, sekarang latih nilai UTBK-mu biar tembus kampus impian. Tryout IRT dan Zippy AI siap bantu.