Fisioterapi
Ingin membantu orang memulihkan dan menjaga gerak tubuhnya? Di Fisioterapi kamu belajar mengembangkan, memelihara, dan memulihkan fungsi gerak sepanjang hidup manusia, jauh lebih dari sekadar 'tukang urut'.
Kampus penyelenggara
7
Total peminat
11.504
Rentang nilai UTBK
580-680
Rentang nilai rapor
-
Ulasan jurusan Fisioterapi
Kenalan Yuk
Menurut Kepmenkes RI No. 778 Tahun 2008, fisioterapi adalah pelayanan kesehatan untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan, menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak, dan komunikasi. Jadi cakupannya bukan cuma pemulihan, tapi juga memelihara dan mengembangkan komponen penggerak tubuh. Saat ini pendidikan fisioterapi di Indonesia masih didominasi jenjang vokasi D3. Perbedaan D3, D4, dan S1+Profesi: - Vokasi (D3/D4) lebih menekankan praktik, sedangkan akademik (Sarjana) lebih banyak teori dan kemampuan analisis, termasuk mendiagnosis dan menjelaskan penyakit ke pasien. - Menurut Permenkes No. 80 Tahun 2013, fisioterapis yang boleh praktik mandiri atau bekerja di fasilitas kesehatan tanpa pengawasan haruslah fisioterapis profesi atau spesialis. Lulusan D3 dan D4 harus bekerja di bawah pengawasan fisioterapis profesi/spesialis. Kabar baiknya, kalau kamu terlanjur ambil vokasi, beberapa kampus membuka program ekstensi/penyetaraan ke jenjang akademik.
Yang Dipelajari
Beberapa mata kuliah yang akan kamu temui: - Dasar: Anatomi dan Anatomi Terapan, Fisiologi, Fisika Fisioterapi, Biokimia, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Psikologi Kesehatan, Ilmu Perkembangan Gerak. - Ilmu inti: Elektrofisika, Kinesiologi dan Biomekanika, Patologi (Kardiovaskuler-pulmonal, Muskuloskeletal, Neuromuskuler), Terapi Latihan, Manual Terapi, Fisiologi Latihan. - Fisioterapi terapan: Fisioterapi Geriatri, Pediatri, Kardiovaskuler-pulmonal, Neuromuskuler, Olahraga, Muskuloskeletal, serta Manajemen Fisioterapi untuk masing-masing bidang. - Penunjang profesi: Assessment dan Diagnosa Fisioterapi, Pengukuran Fisioterapi, Etika Hukum Kesehatan Fisioterapi, Fisioterapi Komunitas, Preklinik, dan Skripsi.
Peluang Karier
Peluang kerja lulusan fisioterapi luas dan tidak terbatas di rumah sakit saja. Kamu bisa mengembangkan karier hingga praktik mandiri, home care, klub-klub olahraga, fitness center, serta lembaga khusus bidang olahraga dan cabang-cabangnya seperti KONI dan PSSI.
Fakta Menarik
Menurut Ketua Umum Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), Ali Imron, jumlah tenaga fisioterapi di Indonesia masih tertinggal jauh dari negara lain. Idealnya satu fisioterapis menangani 35 ribu orang di Indonesia, sementara di Jepang rasionya satu banding 5 ribu. Kabar baiknya, biaya kuliah fisioterapi tergolong lebih murah dibanding beberapa profesi kesehatan lain.
Kampus yang membuka Fisioterapi
| Kampus | Jalur | Jenjang | Akreditasi | Rapor (SNBP) | UTBK (SNBT) | UKT rata-rata |
|---|---|---|---|---|---|---|
| UNHASMakassar | SNBT | S1 | Unggul | - | 610 | Rp2,4 jt |
| UDAYANABadung | SNBT | S1 | Baik Sekali | - | 605 | Rp7,1 jt |
| UNAIRSurabaya | SNBT | D4 | B | - | 660 | - |
| UVJDepok | SNBT | D3 | B | - | 630 | - |
| UNMMakassar | SNBT | S1 | Baik | - | 580 | Rp2,3 jt |
| UIDepok | SNBT | D4 | Prodi Baru | - | 680 | Rp7,9 jt |
| UNESASurabaya | SNBT | S1 | Prodi Baru | - | 650 | Rp3,7 jt |
Nilai rapor (SNBP) dan UTBK (SNBT) memakai skala 1000 dan merupakan prediksi berbasis data historis, bukan angka ambang resmi SNPMB. UKT bersifat berjenjang sesuai kondisi ekonomi.
Jurusan lain di rumpun Kesehatan

Kejar Fisioterapi bareng Zypia
Sudah kenal jurusannya, sekarang latih nilai UTBK-mu biar tembus kampus impian. Tryout IRT dan Zippy AI siap bantu.