Info JurusanRumpun Kesehatan

Pendidikan Dokter Hewan

Sayang binatang dan ingin peran yang berdampak luas? Di Pendidikan Dokter Hewan kamu belajar merawat kesehatan berbagai jenis hewan sekaligus menjaga keamanan pangan dan mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia.

Kampus penyelenggara

0

Daya tampung

-

Rentang nilai UTBK

-

belum tersedia

Rentang nilai rapor

-

belum tersedia

Ulasan jurusan Pendidikan Dokter Hewan

Kenalan Yuk

Mungkin prodi ini tidak sepopuler Pendidikan Dokter Umum atau Dokter Gigi, tetapi perannya sangat penting. Dokter hewan tidak hanya menangani hewan peliharaan, tapi juga berperan dalam keamanan pangan asal hewan, mencegah zoonosis (penularan penyakit dari hewan ke manusia, seperti kasus virus corona), hingga pelestarian satwa. Seleksi masuknya memang tidak seketat kedokteran umum dan gigi, tapi bukan berarti mudah. Bayangkan, ada ratusan bahkan ribuan spesies hewan yang harus kamu pelajari, dan semuanya tidak bisa diajak berkomunikasi soal keluhannya. Kalau kamu punya perasaan spesial terhadap hewan, prosesnya akan lebih bisa kamu nikmati. Kalau nanti kamu benar-benar jadi dokter hewan, jangan cuma menunggu pasien datang, tapi juga aktif mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan hewan.

Yang Dipelajari

Kamu akan belajar tubuh dan penyakit hewan dari berbagai sisi. Beberapa mata kuliahnya: - Dasar: Anatomi Veteriner, Histologi, Fisiologi Veteriner, Biokimia Veteriner, Embriologi, dan Ilmu Tingkah Laku Hewan - Farmakologi, Farmakoterapi dan Toksikologi, serta Ilmu Reseptir dan Farmasi Veteriner - Ilmu penyakit: Bakteriologi, Virologi, Parasitologi, Mikologi, Imunologi, Patologi, serta Ilmu Penyakit pada hewan kecil, hewan besar, unggas, ikan dan udang - Bedah dan klinik: Ilmu Bedah Veteriner, Ortopedi, Radiologi, Diagnosa Klinik, dan Nutrisi Klinik - Reproduksi: Obstetri dan Ginekologi Veteriner, Teknologi Reproduksi, serta Ilmu Pemuliaan Hewan - Kesehatan masyarakat veteriner: Zoonosis, Higiene Makanan, Epidemiologi, Kesejahteraan Hewan dan Etika Veteriner, serta Legislasi Veteriner Secara kompetensi, lulusan diharapkan mampu mencegah dan menangani penyakit menular serta zoonosis, membudidayakan hewan dan meningkatkan produksi ternak, melestarikan satwa, menjamin mutu dan keamanan pangan asal hewan, serta mengawasi peredaran obat hewan.

Peluang Karier

Peluang kerja dan wirausaha lulusan Dokter Hewan sangat terbuka, misalnya: - Praktik klinik dan Rumah Sakit Hewan (RSH) - Laboratorium uji diagnostik dan laboratorium hewan - Medik reproduksi termasuk inseminasi buatan (IB) - Karantina hewan, pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan, serta epidemiologi - Kebun binatang dan konservasi satwa, kesejahteraan hewan, dan kesehatan lingkungan - Bidang peternakan dan produk peternakan, industri obat hewan, hingga perlindungan konsumen - Dosen atau tenaga pengajar di bidang terkait

Fakta Menarik

Jumlah dokter hewan di Indonesia masih jauh dari kebutuhan. Menurut PB PDHI, idealnya butuh hampir 70 ribu dokter hewan, sementara yang ada baru sekitar 20 ribuan. - Zoonosis itu masalah besar: secara global, penyakit dari hewan bertanggung jawab atas sekitar 1 miliar kasus penyakit manusia tiap tahun. Sekitar 75% patogen manusia baru dalam 30 tahun terakhir berasal dari hewan. Di Indonesia diperkirakan ada lebih dari 200 penyakit zoonosis. - Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi milik FKH UGM disebut sebagai rumah sakit hewan terbesar di Indonesia, dengan sekitar 7.000 pasien rawat inap tiap tahun.

Kampus yang membuka Pendidikan Dokter Hewan

Data kampus penyelenggara untuk jurusan ini belum tersedia. Coba jelajahi jurusan lainnya.

Zippy

Kejar Pendidikan Dokter Hewan bareng Zypia

Sudah kenal jurusannya, sekarang latih nilai UTBK-mu biar tembus kampus impian. Tryout IRT dan Zippy AI siap bantu.